Jumat, 04 Desember 2015

Tugas IPA

Klasifikasi Hewan dan Tumbuhan
I. Hewan adalah kelompok organisme yang diklasifikasikan dalam kerajaan animalia atau metazoan
Hewan dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu          :
Ø  Vertebrata
Ø  Invertebrata


1.      Vertebrata adalah hewan bertulang belakang.

       Vertebrata dibagi menjadi 5 yaitu                             :

Ø  Mamalia
Ø  Aves
Ø  Pisces
Ø  Amphibia
Ø  Reptilia

1a . Mamalia adalah hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan.
          Ciri-ciri mamalia                                                            :
Ø  Mempunyai kelenjar susu
Ø  Mempunyai rambut di tubuhnya
Ø  Berkembang biak dengan cara melahirkan
Ø  Menyusui
Ø  Mempunyai daun telinga
           Contoh mamalia                                                           :
Ø  Sapi
Ø  Kambing
Ø  Kucing
Ø  Singa, dll

1b.  Aves adalah hewan vertebrata yang tubuhnya ditutupi oleh bulu dan bisa terbang
               Ciri-ciri Aves                                                            :

Ø  Tubuhnya ditutupi oleh bulu
Ø  Berkembang biak dengan cara bertelur
Ø  Mempunyai alat gerak yaitu kaki dan sayap
Ø  Semua jenis aves sebagian besar dapat terbang dan hanya beberapa yang tidak dapat terbang
            Contoh Aves                                                               :
Ø  Pinguin
Ø  Burung gagak
Ø  Elang
Ø  Burung unta, dll

1c. Reptilia adalah hewan melata yang berdarah dingin dan memiliki tubuh yang ditutupi sisil
            Ciri-ciri reptilia                                                            :
Ø  Berdarah dingin
Ø  Sebagian reptil dapat berganti kulit
Ø  Berdarah dingin
            Contoh Reptilia                                                           :
Ø  Kadal
Ø  Iguana
Ø  Buaya
Ø  Ular
Ø  Kura-kura, dll

1d. Pisces adalah hewan yang hidup di dalam air serta bernafas menggunakan insang
            Ciri-ciri pisces                                                             :
Ø  Bernafas menggunakan insang
Ø  Berkembiang biak dengan bertelur dan ada juga yang ovovivipar
Ø  Hidup di air tawar,asin,dan payau
            Contoh Pisces                                                             :
Ø  Ikan Gabus
Ø  Ikan hiu
Ø  Ikan mujair
Ø  ikan batu, dll

1e. Amphibia adalah hewan yang hidup di dua alam yaitu darat dan air.
            Ciri-ciri amphibia                                                        :
Ø  Berdarah dingin
Ø  Bernafas dengan paru-paru
Ø  Hidup didua alam yaitu darat dan air
            Contoh amphibian                                                       :
Ø  Katak
Ø  Salamander
Ø  Kadal air
Ø  Penyu, dll

2.      Invertebrata adalah hewan yang bertulang belakang

      Invertebrata dibagi menjadi 9 yaitu                            :

Ø  Protozoa
Ø  Porivera
Ø  Cnidaria
Ø  Cthenopora
Ø  Platyhelminthes
Ø  Nematode
Ø  Annelida
Ø  mollusca
Ø  artropodha
2a. Protozoa adalah hewan ber sel satu yang hidup di air
            Ciri Protozoa                                                               :
Ø  Ber sel satu
Ø  Berukuran 10-50 mikrometer
Ø  Ada yang bersifat parasit dan juga yang tidak
            Protozoa dibagi menjadi 4 kelompok yaitu                :
Ø  Rhizopoda
Ø  Flagellata
Ø  Cilliata
Ø  Sporozoa


2b. Porivera adalah hewan air yang hidup di laut  seperti tumbuhan atau tabung berpori yang  melekat pada suatu dasar laut dan dapat berpindah tempat dengan bebas.
            Ciri Porivera                                                                :
Ø  Hidup di air
Ø  Berbentuk seperi tabung berpori
            Porivera dibagi menjadi  3 yaitu                                 :
Ø   Corcorea,
Ø   Kelas Hexactinelida
Ø   Kelas Demospangia.
2c. Cnidaria adalah yaitu hewan yang memiliki sel penyengat yang dinamai                     knidosit yang digunakan untuk menangkap mangsa dan membela diri.
            Ciri Cnidaria                                                               :
Ø  Memiliki sel penyengat (Knidosit)
            Cnidaria dibagi menjadi 4 kelompok                          :
Ø   Anthozoa (anemone laut, koral, pena laut)
Ø   Scyphozoa (Ubur-ubur)
Ø   Cubozoa (ubur-ubur kotak)
Ø   Hydrozoa. 
2d. Ctenophora adalah hewan yang memiliki lubang-lubang kecil atau pori dihampir seluruh tubuhnya.
            Ciri Ctenophora                                                          :
Ø  Memilikiki lubang kecil atau pori disetiap bagian tubuhnya
Ø  Disetiap tubuhnya terdapat racun untuk membela diri
            Ctenophora dapat dikatakan seperti ubur-ubur
2e. Platyhelminthes adalah hewan yang berbentuk cacing dengan tubuh pipih dan tidak bersegmen.
            Ciri Platyhelminthes                                                  :
Ø  Berbentuk seperti cacing
            Platyhelminthes dibagi menjadi 3 yaitu                    :
Ø   Turbellaria (cacing berambut getar)
Ø   Trematoda (Cacing Isap)
Ø   Cestoda (cacing pita).
2f. Nematoda adalah cacing yang berbentuk gilik. Kedua ujung tubuh Filum Nematoda berbentuk runcing.
            Ciri Nematoda                                                                        :
Ø  Kedua ujung tubuh Nematoda berbentuk runcing sedangkan tengahnya bulat
            Contoh Nematoda                                                      :
Ø   cacing tambang,
Ø   cacing askaris
Ø   cacing filaria.
2g. Annelida adalah cacing yang tubuhnya terdiri atas segmen-segmen seperti gelang dengan berbagai sistem organ yang baik dengan sistem peredaran darah tertutup.
            Ciri Annelida                                                              :
Ø  terdiri dari segmen seperti gelang
            Annelida dibagi menjadi 5 yaitu                                 :
Ø   Polychaeta (berambut banyak)
Ø   Oligochaeta (berambut sedikit atau tidak ada rambut sama sekali)
Ø   Hirudinea (menghisap darah). 
            Contoh Annelida                                                        :
Ø   cacing tanah
Ø   cacing pasir
Ø   cacing kipas
Ø   lintah
2h. Mollusca hewan yang bertubuh lunak baik dilindungi oleh cangkang maupun yang tidak dilindungi oleh cangkang.
            Ciri Mollusca                                                               :
Ø  bertubuh lunak
Ø  dilindungi cangkang dan ada juga yang tidak
            Mollusca dibagi menjadi 3 yaitu                                 :
Ø   P (memiliki 2 buah cangkang seperti kerang, tiram dan simping)
Ø   Gastropoda (Siput baik yang bercangkang ataupun tidak)
Ø   Cepalophoda (Gurita dan cumi-cumi)
Ø   Scaphopoda
Ø   Amphineura.
2i. Artropoda adalah filum bertubuh segmen yang biasanya bersatu menjadi dua atau tiga daerah yang jelas, anggota tubuh bersegmen berpasangan dan simetri bilateral.
            Ciri Artropoda                                                                        :
Ø  Bertubuh segmen yang biasanya bersatu menjadi dua atau tiga bagian yang jelas
            Artropoda dibagi menjadi 4 yaitu                               :
Ø   Chelicerata (laba-laba, tungau, kalajengking)
Ø   Myriapoda (lipan)
Ø   Krustasea (kepiting, lobster, udang)
Ø   Hexapoda (serangga).

II. tumbuhan adalah organisme eukariota multiseluler yang tergolong ke dalam kerajaan Plantae.
 Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh tumbuhan bisa dibedakan lagi atas dua
jenis kelompok besar yakni :
1. Tumbuhan Tidak Berpembuluh (Thallophyta) yang meliputi Lumut (Bryophyta)
2. Tumbuhan Berpembuluh (Tracheophyta ) yang meliputi Paku-pakuan
(Pteridophyta )
3. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)
A. NON TRACHEOPHYTA (Tumbuhan Tidak Berpembuluh )
Bryophyta ( Lumut )
Ciri-ciri
• Berklorofil, belum memiliki (floem, xilem)
• Tumbuh di tempat yang lembab
• Belum dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun
• Peralihan antara tumbuhan Thallophyta dan Cormophyta
• Autotrof
• Reproduksi sexual dan asexual
• Sebagian lumut tubuhnya berupa talus (lembaran)
• Sebagian lagi telah memiliki organ mirip akar (rizoid), batang, dan daun


Klasifikasi
Tumbuhan lumut terdiri beberapa kelas :





1. Lumut Hati ( Hepaticeae )
Ciri-ciri
·         tubuhnya berbentuk lembaran,
·          menempel di atas permukaan tanah,pohon atau tebing
·          terdapat rizoid berfungsi untuk menempel dan menyerap zat-zat makanan
·         tidak memiliki batang dan daun
·         reproduksi secara vegetatif dengan membentuk gemma (kuncup), secara generatif dengan membentuk gamet jantan dan betina
       Contoh: Marchantia, Ricciocarpus dan Lunularia.
2. Lumut tanduk (Anthoceratopsida)
Ciri-ciri
·         Bentuk tubuhnya seperti lumut hati yaitu berupa talus, tetapi sporofitnya  berupa kapsul memanjang
·         Sel lumut tanduk hanya mempunyai satu kloroplas.
·         Hidup di tepi sungai, danau, atau sepanjang seloka
·          Reproduksi seperti lumut hati
       Contoh: Anthocerros sp.
3. Lumut daun ( Bryopsida ).
 Ciri-ciri
·         Lumut daun juga disebut lumut sejati
·         Bentuk tubuhnya berupa tumbuhan kecil dengan bagian seperti akar (rizoid), batang dan daun.
·         Reproduksi vegetatif dengan membentuk kuncup pada cabang-cabang batang.
·         Kuncup akan membentuk lumut barutubuhnya berbentuk lembaran,
       Contoh: Spagnum fibriatum, Spagnum squarosum
.
B. TRACHEOPHYTA ( Tumbuhan Berpembuluh )
a. Pterydhophyta ( Paku )
Ciri-ciri
• Memiliki jaringan pengangkut (xilem dan floem)
• Secara umum telah dapat dibedakan akar, batang dan daunnya
• Berkembang biak dengan spora
• Spora dihasilkan di dalam sporangium
• Sporangium dapat tersusun dalam strobilus, sorus,sinangium
• Sperma berflagel, perluair untuk fertilisasi
• Siklus hidup : generasi sporofit dominan, hidup bebas
generasi gametofit tereduksi, hidup bebas
Siklus Hidup
Siklus hidup tumbuhan paku mengenal pergiliran keturunan, yang terdiri
dari dua fase utama: gametofit dan sporofit. Tumbuhan paku yang mudah
kita lihat merupakan bentuk fase sporofit karena menghasilkan spora.
Bentuk generasi fase gametofit dinamakan protalus atau protalium yang
berwujud tumbuhan kecil berupa lembaran berwarna hijau, mirip lumut
hati, tidak berakar (tetapi memiliki rizoid sebagai penggantinya), tidak
berbatang, tidak berdaun. Prothallium tumbuh dari spora yang jatuh di
tempat yang lembab. Dari prothallium berkembang anteridium (organ
penghasil spermatozoid atau sel kelamin jantan) dan arkegonium (organ
penghasil (ovum atau sel telur). Pembuahan mutlak memerlukan bantuan air
sebagai media spermatozoid berpindah menuju archegonium. Ovum yang
terbuahi berkembang menjadi zigot, yang pada gilirannya tumbuh menjadi
tumbuhan paku baru.

Klasifikasi
Tumbuhan paku terdiri beberapa kelas :
1. Kelas Psilopsida (paku purba)
 Ciri-ciri
Ø  Daun mikrofil
Ø   Batang bercabang dikotom, dan berfungsi dalam fotosintesis
Ø  Pada ruas-ruas batang dihasilkan sporangium
Ø  Spora dihasilkan oleh sporangium
           Contoh : Psilotum nodum
2. Kelas Sphenopsida (paku ekor kuda )
Ciri-ciri
Ø  Hidup di daerah sub tropis, terutama di rawa
Ø  Memiliki daun mikrofil
Ø  Spora dihasilkan oleh strobilus
Ø  Batang keras dan berongga, mengandung silika
     Contoh : Equisetum debileEquisetum palustre
3. Kelas Lycopsida (paku kawat)
 Ciri-ciri
Ø  Memiliki daun yang berukuran kecil (mikrofil)
Ø   Spora dihasilkan oleh strobilus (kumpulan sporofil yang berbentuk (kerucut)
Ø  Pada selaginella, jenis spora yang dihasilkan ada 2 macam, yaitu mikrospora dan megaspore
Ø  Mikrospora akan berkembang menjadi gametofit jantan, sedang megaspora akan berkembang menjadi gametofit betina
      Contoh :Lycopodium cernuumLcopodium clavatum,Selaginella
4. Kelas Filicinae (paku sejati)
Cir i-ciri
Ø  Telah dapat dibedakan akar, batang dan daunny
Ø   Spora dihasilkan pada sporofil, terutama di bawah daunnya
Ø  Daun mudanya tumbuh menggulung (circinatus)
Contoh : Adiatum cuneatum (suplir), Alsophila glaucaMarselia crenata(semanggi), Dryopteris felix-mas
Bedasarkan bentuk dan fungsinya daun paku dibedakan sebagai berikut:
a. Bentuk
Makrofil : daun berukuran besar
Mikrofil : daun berukuran kecil
b. Fungsi
Sporofil : penghasil spora
Tropofil : digunakan untuk berfotosintesis
Berdasarkan bentuk dan jeis sporanya paku dapat dibedakan menjadi :
1. Paku homospor : paku yang bentuk dan jenis sporanya sama.
     Contoh : lycopodium ( paku kawat )Filicinae ( Paku darat )
2. Paku peralihan : Paku yang bentuk sporanya sama tetapi jenis sporanya berbeda
    Contoh L: Equisetum debile ( Paku ekor kuda )
3. Paku Heterospor : Paku yang bentuk dan jenis sporanya berbeda
    Contoh : Marsilea crenata ( Paku semanggi )
Ø  Spermatophyta ( Tumbuhan Berbiji )
1) Gymnospermae ( Tumbuhan Berbiji Terbuka )
Ciri-ciri
• Berkembang biak dengan biji
• Biji tidak dilindungi jaringan buah
• Struktur reproduksi terdapat pada kerucut (strobilus)
• Siklus hidup: generasi sporofit dominan, hidup bebasgenerasi gametofit
tereduksi, tidak hidup bebas
Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus.Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap.Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium. Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid. Tiga mati, dan satu sel hidup sebagai sel telur. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium. Proses Penyerbukan dan Pembuahan:
Strobilus jantan => serbuk sari => jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) => buluh serbuk => membelah => inti tabung dan inti spermatogen => inti spermatogen => membelah => dua inti sperma => membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium => zigot => lembaga di dalam biji => tumbuhan baru.
Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal, karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur.

2) Angiospermae ( Tumbuhan Berbiji Tertutup )
Ciri Ciri
• Berkembang biak dengan biji
• Biji dilindungi jaringan buah
• Struktur reproduksi terdapat pada bunga
• Siklus hidup: generasi sporofit dominan, hidup bebasgenerasi gametofit
tereduksi, tidak hidup bebas
Klasifikasi
Tumbuhan berbiji tertutup berdasarkan jumlah keping bijinya dibedakan
menjadi dua yaitu :
1) Tumbuhan Berkeping Biji Satu (Monocotyledonae )
a).Ciri-ciri
Ø  Bijinya berkeping Satu
Ø   Letak pembuluh angkut tersebarBatang tidak bercabang-cabang (lurus)
Ø  Tidak memiliki cambium
Ø  Bagian-bagian bunganya berjumlah 2,4,5 atau kelipatannya
Ø  Akar serabut
Ø  Mengalami pertumbuhan primer saja
Ø  Tulanga daun sejajar atau melengkung
b). Contoh : jagung, kelapa, bayam, dan lain sebagainya
2) Tumbuhan Berkeping Biji Dua (Dicotyledonae )
a). Ciri-ciri
Ø  Bijinya berkeping dua
Ø  Letak pembuluh angkut teratur
Ø  Batang bercabang-cabang
Ø  Memiliki cambium
Ø  Bagian-bagian bunganya berjumlah 3 atau kelipatannya
Ø  Akar tunggang
Ø   Mengalami pertumbuhan primer dan sekunder
Ø  Tulanga daun menjari atau menyirip

b). Contoh : jambu, jeruk, kembang sepatu, dan lain sebagainya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar